#EdisiCurhat : Ingin Bisa Menulis Setiap Hari? Ikuti Tantangan 30DWC

TULISAN hari ini adalah edisi curhat setelah mengikuti tantangan menulis 30 hari non stop atau dikenal dengan nama program 30 Day Writing Challenge (30DWC). Program ini dilaksanakan secara online oleh Kelas Menulis Online bernama KMO Inspirator Academy. Penggagasnya seorang penulis bernama Brili Agung. Apapun yang saya sampaikan di sini adalah apa yang saya rasakan dan … More #EdisiCurhat : Ingin Bisa Menulis Setiap Hari? Ikuti Tantangan 30DWC

#DAY20: Raut Wajah Lelah Anggota Polisi

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! DI DEPAN kamar jenazah, kami para awak media langsung mengelilingi Bang Udin dan Kasatreskrim Polresta Barelang Kompol Dipta. Wajah keduanya tampak lelah, terutama Bang Udin yang memang sedari pagi tadi sudah menangani jasad Meli sejak dari Sei Ladi. Bang Udin masin mengenakan seragam oranye bertuliskan Inafis. Dari aura wajahnya, … More #DAY20: Raut Wajah Lelah Anggota Polisi

#DAY19: Derai Air Mata Duka di antara Kerabat Mele

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! SUASANA sempat hening ketika jasad Mele sudah dibawah masuk ke kamar jenazah oleh Bang Udin dan dua rekannya. Pintu kamar mayat itu kemudian ditutup rapat dan di depannya dijaga seorang anggota polisi. Aku melihat di teras kamar mayat, Om Yonis masih merangkul istrinya, Tante Tati, yang terkulai pingsan. Dia … More #DAY19: Derai Air Mata Duka di antara Kerabat Mele

#DAY18 : Mama… Sabar ya, Mele Sudah Gak Ada

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! SETELAH terbebas dari kemacetan lalulintas yang disebabkan kecelakaan “tabrak kambing”, mobil Inafis dan mobil patroli melaju begitu kencang. Lalulintas menuju RSBP memang sedang sepi karen tengah hari. RS ini letaknya tidak begitu jauh dari Pelabuhan Laut Sekupang. Bisa dikatakan berada di seberang pelabuhan. Hanya saja, posisi RS agak menjorok ke … More #DAY18 : Mama… Sabar ya, Mele Sudah Gak Ada

#DAY15 : Tergopoh-gopoh Ikuti Jasad Mele

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! SETELAH Bang Udin dan beberapa rekannya bisa menenangkan Om Yonis, secara perlahan kantong jenazah yang berisi jasad Mele ditutup. Reseleting dari bagian kaki pelan-pelan dinaikkan sampai ke bagian kepala sehingga menutup rapat jasad Mele yang ada si dalamnya. ” Tolong ayahnya dipapah ya! Dibantu sampai ke atas dan dibawa pakai … More #DAY15 : Tergopoh-gopoh Ikuti Jasad Mele

#DAY14 : Tangisan Om Yonis Sangat Memilukan

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! OM YONIS tampak berusaha mengangkat kepalanya saat Bang Udin yang dibantu seorang rekannya mengangkat tubuh Mele yang sudah kaku. Ia ingin melihat proses pengangkatan jasad anak sulungnya itu. Isak tangis Om Yonis semakin manjadi-jadi. Kali ini suaranya terdengar agak lebih keras. “Astaqhfirullah…. Astaqhfirullah…. Astaqhfirullah…” Kata-kata istigfar itu terus terucap dari … More #DAY14 : Tangisan Om Yonis Sangat Memilukan

#DAY13 : Leher Mele Penuh Darah

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! OM Yonis nyaris pingsan. Badannya langsung lunglai terduduk di atas tanah. Tangannya yang awalnya dipegangi seorang anggota polisi terlepas dengan refleks.  Dia tersimpuh berlutut begitu melihat wajah jasad belia yang tewas telungkup di sekitar Waduk Sei Ladi itu, dibalikkan. “Astaghfirullah… Ya Allah, kenapa jadi begini… Anakku, Mele,” ratapan Om … More #DAY13 : Leher Mele Penuh Darah

#DAY12 : Astaqhfirullah…. Saya Tahu Itu Anak Saya!

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! KETIKA kami sedang khusuk mendengarkan detail cerita Pak Asrun dan Pak Yusron, saya lihat dari kejauhan telah datang rombongan Inafis Polresta Barelang. Warga pun semakin ramai mendatangi lokasi kejadian. Namun petugas polisi yang sudah ada di lokasi kejadian telah menyeterilkan lokasi tersebut sejauh radius 20 meter. Ada tiga orang anggota … More #DAY12 : Astaqhfirullah…. Saya Tahu Itu Anak Saya!

#DAY11 : Berpeluh Lihat Sosok Tergeletak di Sei Ladi

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! PAK ASRUN dan Pak Yusron penuh dengan peluh saat menceritakan bagaimana mereka tidak sengaja menemukan jasad wanita muda di sekitar Waduk Sei Ladi. Mereka berpeluh karena dua faktor, rasa kaget dan shock karena peristiwa mengejutkan yang baru mereka alami, kedua karena panasnya sinar matahari yang mulai meninggi. Pak Asrun mengatakan, setelah … More #DAY11 : Berpeluh Lihat Sosok Tergeletak di Sei Ladi

#DAY10 : Roknya Tersingkap ke Atas dan . . .

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! KONDISI jasad remaja belia ketika ditemukan di sekitar Waduk Sei Ladi sungguh memprihatinkan. Selain masih mengenakan seragam sekolah putih dan abu-abu, sekujur tubuhnya tampak sangat kotor dengan lumuran tanah dimana-mana. Yang membuat darahku sangat ser-seran, saat memperhatikan dengan seksama kondisi mayat itu, ternyata roknya tersingkap ke atas, dengan celana dalam yang … More #DAY10 : Roknya Tersingkap ke Atas dan . . .