Mobile Life Style 14 Tahun Telkomsel (1)

Satu Kali Sentuhan, Dunia Langsung dalam Genggaman

MESKIPUN sudah memiliki beberapa handphone canggih seri baru plus laptop yang setiap saat dijinjing kemanapun ia pergi, Andi Ambo belum merasa cukup. Fasilitas komunikasi yang dimilikinya masih terasa kurang karena kebutuhan layanan internetnya yang belum memiliki kecepatan tinggi.
Pengusaha ekspor dan impor di Batam ini pun sangat tertarik dengan satu produk terbaru di dunia kumunikasi yakni i-Phone. Benda yang berdimensi kurang lebih segenggaman tangan itu, tepatnya 3,5 inc,begitu memikat hati karena kecepatan internetnya yang tinggi. Sehingga dimana pun dan kapan pun tetap bisa berselancar di dunia maya.
“Pertama melihat benda ini (i-Phone) ketika saya berada di Singapura bersama seorang rekan bisnis. Saya lihat teman saya itu menggunakan HP. Dengan sentuhan sedikit saja, dia bisa berinternet sangat cepat,” cerita Andi saat ditemui Tribun beberapa waktu lalu.
Namun, saat kembali ke Batam, produk yang dimaksud belumlah beredar. Baru pada Senin (6/4) lalu, i-Phone resmi diluncurkan di kota industri ini. Satu-satunya operator yang diberikan lisensi untuk memasarkan sekaligus mengadopsi teknologinya adalah Telkomsel.
“Begitu i-Phone akan diluncurkan di Batam, saya langsung memesan ke Telkomsel Batam,” tambah pria berpostur tinggi itu. Tanpa menunggu lama, Andi langsung mendapatkan benda yang diinginkan di hari peluncuran i-Phone yang dilangsungkan di Gedung Grapari Telkomsel Batam, di Baloi.
I-Phone yang diluncurkan Telkomsel ketika itu memang yang paling baru karena telah dilengkapi teknologi 3G. Tidak heran jika Andi dan beberapa pelanggan prioritas lainnya telah memesan handset tersebut jauh-jauh hari sebelum peluncuran.
Andi pun menjadi orang pertama yang membeli handset i-Phone 3G. Sebagai orang pertama, Andi mengaku sangat senang karena layanan internet iPhone jauh paling cepat dibandingkan lainnya. “Sebenarnya saya sudah punya alat komunikasi, juga laptop. Tapi layanan internetnya belum begitu cepat. Internet bagi saya menjadi kebutuhan vital,” kata pria yang juga pemilik bisnis perkapalan ini.
Selain kebutuhan kecepatan internet, lanjutnya, menggunakan iPhone sekaligus mengikuti trend teknologi komunikasi terbaru. Sebagai pebisnis, mengikuti trend komunikasi memang menjadi suatu keharusan. Pergaulan yang luas dengan kalangan berekonomi mapan dan para pengambil kebijakan (pemerintah) sepertinya mengharuskan penampilan teknologi yang serba baru.
Kehadiran i-Phone memang mengubah paradigma alat komunikasi nir kabel yang sudah berkembang puluhan tahun. Jika setahun lalu, istilah “satu kali pencet (tombol HP) semua urusan bisnis terselesaikan,” maka kini istilah itu sudah terdengar usang.
Pastinya i-Phone memberikan keleluasaan bagi warga dunia untuk mengetahui apa yang terjadi di sekitarnya atau di belahan dunia yang lain dalam waktu yang sama (real time). Anda pun tidak perlu repot memencet tombol, karena hanya dengan sentuhan semua layanan informasi yang dibutuhkan langsung terpenuhi.
I-Phone 3G merupakan kombinasi tiga produk dalam satu kesatuan, yakni ponsel yang revolusioner, iPod berlayar lebar, dan terobosan baru perangkat internet yang menghadirkan pengalaman menakjubkan dari sebuah perangkat mobile. Dengan dukungan kecepatan jaringan 3G, peta GPS dan berbagai fitur enterprise/korporat, seperti Microsoft Exchange, iPhone 3G menghadirkan beragam fitur layanan lewat satu sentuhan jari.
Melalui akses App Store, tersedia puluhan ribu aplikasi mulai dari games sampai dengan social networking, financial planning, dan health management, yang telah di-download lebih dari 500 juta kali sampai saat ini. Sekarang iPhone 3G telah hadir di lebih dari 70 negara di seluruh dunia. (sri murni)

Mobile Life Style 14 Tahun Telkomsel (2-Habis)
I-Phone Mampu Eksplorasi Intelektual dan Kreativitas

KEHADIRAN i-Phone di Indonesia memang menjadi fenomena. Di hari peluncuran yang dilakukan Telkomsel 20 Maret 2009 lalu di South Pavillion, Pasific Place, Jakarta, ribuan orang rela antre.
Tercatat, selama tiga hari penjualan perdana i-Phone secara terbuka, paling sedikit 2.000 orang antre untuk memilikinya di lokasi pameran. Bahkan, dari data yang dirilis Telkomsel, 39 ribu peminat mendaftarkan diri melalui website http://www.telkomsel.com/iphone.
Tingginya minat tersebut, selain handset ini memang sudah dipopulerkan memiliki sejumlah kecanggihan, Telkomsel sendiri memberikan beberapa kemudahan pembelian. Harga hanset dibandrol sekitar Rp 4,4 juta sampai Rp 11,2 juta, tergantung jenis dan kapasitas memorinya (8 dan 16 GB), dan bisa dibeli dengan kredit.
Tidak hanya di Indonesia yang heboh dengan i-Phone, saat Apple selaku produsen meluncurkan pertama kali di AS untuk pasaran dunia, handset ini juga menjadi benda yang paling dicari. Satu penyebabnya tidak lain karena isu inovasi yang dibuat Apple.
Forrester Research, perusahaan analisis market independen AS, pernah melakukan penelitian pada akhir 2008 lalu, dan menyatakan bahwa i-Phone merupakan smarthphone kelas tinggi dan elit. Data penelitian tersebut dikumpulkan dari 32.228 pekerja dewasa di AS, dimana responden yang menggunakan i-Phone menjadi dua kali lebih aktif berinternet ketimbang menggunakan smartphone lain, termasuk BlackBerry, Palm dan lainnya.
Terlebih si pembuat benar-benar meniadakan tombol dan menggantikannya dengan full touchscreen. Sentuhannya pun tidak perlu pena atau benda lain, cukup dengan jari tangan penggunanya. Meski demikian, si penciptanya tetap memberikan keyboard qwerty yang secara visual dapat mengkoreksi kesalahan penggunanya saat menyentuh huruf. Keyboard ini muncul jika handset dalam posisi tegak vertikal.
Setelah menggunakan, handset ini sebenarnya memang memiliki beberapa keterbatasan. Namun, sepertinya masyarakat dunia terhipnotis dengan segala keunggulan yang dimiliki dan melupakan hal-hal minus di dalamnya.
Hal baru yang bisa dirasakan sangat berbeda ketika bersanding dengan i-Phone adalah kemampuannya mengakses Graphical User Interface (GUI), plus pesona multimedia, dan tentu saja layanan 3G-nya.
Hampir semua pecinta multimedia menyenangi handset berdimensi 3,5 inci ini. Penggemar musik misalnya, bisa dengan leluasa mendengarkan beragam aliran musik, layaknya iPod. Bahkan, Anda pun tidak perlu membawa iPod, yang juga pernah membuat heboh dunia music player.
I-Phone memang bukan sekedar telepon karena didalamnya memiliki keunggulan kecepatan internet yang tinggi dan video player. Kepuasan akan didapatkan karena layar displai yang besar dengan ketajaman grafis yang tinggi. Resolusinya mencapai 480 x 320 pixel dengan kedalaman 16 juta warna.
Layanan multimedia yang bisa dinikmati di antaranya file dokumen PDF, JPEG, dan Excel (read only). Sementara fasilitas email yang tersedia adalah Yahoo, Gmail, AOL, dan Mac sendiri.
Kecanggihan i-Phone tentu saja tidak bisa dinikmati ketika jaringan komunikasi tidak mendukung. Namun, Telkomsel sebagai satu-satunya pemegang lisensi layanan ini sudah memperkuat diri dengan coverage yang luas dan berkualitas.
Saat ini operator terbesar di Indonesia ini telah memiliki 27.800 BTS (base transciever station). Bandingkan dengan 26 Mei 1995 lalu, saat Telkomsel pertama kali dilincurkan di Batam, jumlah BTS masih 149 unit. Seiring pertumbuhan BTS itu, pertumbuhan pelanggannya juga melejit dan kini sudah 72,13 juta orang atau lebih dari 50 persen pengguna seluler di Indonesia. Telkomsel juga telah bermitra dengan 330 operator International Roaming di seluruh belahan dunia.
Sehingga dimanapun Anda berada, baik di dalam maupun di luar negeri, layanan internet cepat melalui i-Phone tidak terkendala. Jarak bukanlah masalah di era teknologi komunikasi. Ungkapan “siapa yang menguasai teknologi maka akan mengusai dunia”, bisa Anda wujudkan, SEGERA!. (sri murni)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s