#DAY11 : Berpeluh Lihat Sosok Tergeletak di Sei Ladi

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini!

mysterious murder
Sketsa diolah dari NEWSMEN.

PAK ASRUN dan Pak Yusron penuh dengan peluh saat menceritakan bagaimana mereka tidak sengaja menemukan jasad wanita muda di sekitar Waduk Sei Ladi.

Mereka berpeluh karena dua faktor, rasa kaget dan shock karena peristiwa mengejutkan yang baru mereka alami, kedua karena panasnya sinar matahari yang mulai meninggi.
Pak Asrun mengatakan, setelah melihat dari kejauhan ada seseorang yang tergeletak, dia dan adiknya turun untuk memastikan siapa yang terbaring itu.
“Setelah sampai bawa, kami kagetlah dan menyebut-nyebut nama Tuhan, Istighfar. Ternyata anak sekolah, cewek lagi yang telungkup di sini,” kata Pak Asrun.
“Karena ingin menolong dan siapa tahu dia masih hidup, saya sempat memegang tangannya. Ternyata sudah kaku. Berarti sudah tak bernyawa lagi,” tambah Pak Yusron, menimpali cerita sang abang.
Setelah mengetahui anak sekolah itu tak bernyawa lagi, Pak Asrun memutuskan untuk melapor ke polisi. Sementara Pak Yusron dimintanya tinggal di lokasi menjaga agar jasad itu baik-baik saja.
“Awalnya adik saya ini ketakutan saat saya minta tinggal sendiri di sini dengan jasad ini. Seumur-umur ini pengalaman pertama kami menemukan mayat. Tapi saya bilang, orang sudah mati tidak akan ada apa-apa. Kalau tidak dijaga, takutnya dimakan binatang atau apalah. Kasihan anak ini kalau jasadnya kenapa-kenapa,”cerita Asrun.
Dengan berat hati, Yusron pun mengiyakan permintaan abangnya. Namun dia tidak mau berada dekat dengan mayat itu, melainkan mengambil jarak sekitar 50 meter.
Sebelum ditinggal, Asrun minta abangnya menutup kepala jasad gadis itu dengan jaket yang dipakainya.
Tak lama kemudian, Asrun meninggalkan lokasi kejadian. Namun berselang 10 menit, dia kembali lagi bersama dengan dua orang anggota polisi.
Ternyata, ketika Asrun hendak ke pos polisi terdekat, dia melihat dua orang anggota polisi berpakaian dinas sedang naik motor melintasi Waduk Sei Ladi. Dia pun menghentikan mereka dan menceritakan tentang mayat tersebut.
Polisi yang diketahui bernama Brigadir Romi Sihombing dan Brigadir Riko Perdana tersebut langsung berhenti dan mengikuti langkah Asrun ke lokasi.
Sesampainya di lokasi, Romi membuka jaket yang menutupi kepala jasad gadis belia itu.
Dia kemudian menelepon seseorang. Tak lama berselang, beberapa anggota Buser dan awak media sudah ramai di lokasi.
BERSAMBUNG. . .
Advertisements

2 thoughts on “#DAY11 : Berpeluh Lihat Sosok Tergeletak di Sei Ladi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s