#DAY8 : Jangan…Jangan…Jangan Mele!

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini!

question-mark-25913940
Sketsa foto diolah dari Dreamstime.com

MINGGU, 27 Septermber 2015, aku terbangun saat suara azan dari handphone- ku berdering sangat keras. Suara itu bulanlah nada panggil, melainkan alarm yang sengaja aku setting setiap hari untuk membangunkanku sholat subuh.

Rasa malasku begitu besar pagi ini. Biasanya, begitu aku dengar alarm berbunyi aku langsung bangkit dari tempat tidur, menuju meja kerja, kemudian mematikan alarm di HP tersebut.

HP memang sengaja tidak aku letakkan dekat dengaku ketika tidur, melainkan aku cas di colokan listrik yang ada di dekat meja kerja di ruang tengah. Ini aku lakukan agar begitu alarm berbunyi, mau tidak mau aku harus bangkit untuk mematikannya, kemudian berwuduh dan sholat subuh.

Tapi tidak pagi ini. Rasanya memang begitu berat untuk bangun dari tempat tidur. Kepalaku terasa puyeng dan sekujur tubuhku pegal semua. Rasa-rasanya aku akan terkena demam. Namun, tidak ada yang bisa menolongku selain diriku sendiri. Tidak ada orang yang bisa aku mintai tolong mematikan alarm di HP-ku selain aku sendiri. Di rumah mungilku ini aku hanya tinggal seorang diri. Sementara suara alarm HP-ku sungguh memekakkan telinga. Tetanggaku yang ada di samping kanan rumah pastinya akan terganggu dengan suara ini.

Dengan agak sempoyongan, aku kuatkan tubuhku untuk berdiri tegak, kemudian melangkahkah kaki perlahan meninggalkan kamarku. Aku menuju meja kerja yang ada di ruang tengah. Aku merain HP-ku dan mematikan alramnya. Lalu, terduduk lemas di kursi yang ada di depan meja kerjaku.

“Ya Allah lemas sekali. Pusing….!”aku mengeluh pada diri sendiri dan Tuhan.

Setelah kesadaranku lumayan terkumpul dan mendapat sedikit energi, aku paksakan diri untuk jalan ke kamar mandi kemudian mengambil wuduh dan sholat subuh.

Selepas sholat, aku lihat jam di dinding kamar sudah pukul 5.30 WIB. “Ah masih gelap, aku masih bisa istirahat kembali,”kataku dalam hati.

Sebelum aku tidur kembali, dalam kondisi kepala nyut-nyutan, aku sempatkan untuk membuat segelas teh manis dan makan biskuit yang ada di meja riasku. Lalu, aku menelan satu butir obat sakit kepala. Aku kembali merebahkan diri dan tidak ingat apa-apa lagi.

“Ya Allah suara apa itu?”tanyaku kaget luar biasa. Dengan refleks aku terbangun dan langsung terduduk di atas tempat tidur.

“Ah ternyata suara ringtone hand phone ku sendiri,”kataku lagi dalam hati seraya meraih HP yang aku letakkan di meja rias. Ringtone yang barusan berbunyi memang asing bagiku. Malam tadi ringtone yang biasanya memutarkan lagu “Where Ever You Go”, sepertinya tidak sengaja aku ganti dengan suara lolongan srigala. Awalnya sih iseng-iseng mengganti ringtone HP tetapi ternyata aku lupa mengembalikan ke ringtone awal.

Lolongan srigala itu ternyata dibarengi dengan munculnya nama Mas Jaya di layar HP-ku. Ya, pastinya dia akan memberikan tugas untukku. Untungnya rasa sakit di kepalaku sudah redah dan badanku tidak nyeri seperti subuh tadi.

Panggilan dari Mas Jaya sangat mengagetkanku. Terlebih lagi, dia memberikan kabar yang membuat jantungku berpacu sangat kencang.

“Apa Mas? Ada temuan mayat di Sei Ladi?”tanyaku untuk mempertegas dan memastikan infromasi yang dia sampaikan adalah benar.

“Iya, benar Ria. Ada temuan mayat baru saja di Sei Ladi. Saya tidak tahu pastinya, tapi kamu bisa cek secepatnya,”jawab Mas Jaya dengan nada meyakinkan.

“Ya Allah…. Oh Tuhan… baiklah Mas aku segera meluncur,”kataku dan langsung menutup telepon. Sebelum aku letakkan HP-ku di atas meja rias lagi, aku sempat melihat jam di layarnya. Ternyata sudah pukul 08.05 WIB.

Aku bergegas ke kamar mandi sambil menenteng handukku yang berwarna merah.

“Ya Allah….. siapakah mayat yang barusan ditemukan itu? Apakah jasad Mele? Oh Tuhan…. jangan….jangan….janganlah jasad dia,”kata-kata itu terus berputar di kepalaku.

BERSAMBUNG….

 

Advertisements

One thought on “#DAY8 : Jangan…Jangan…Jangan Mele!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s