#DAY5 : Kemana Mele Menghilang?

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini!di sini!

mele
Sketsa diambil dari Pinterest.

DARI Om Sadri, aku terus menggali informasi seputar sosok Mele, bagaimana dia bisa menghilang, dan bagaimana motornya bisa ditemukan sore tadi.

Meskipun wajah Om Sadri tampak begitu lelah, tapi dia orang yang menyenangkan saat diajak cerita. Gaya bicaranya begitu lepas seperti tanpa ada yang ditutup-tutupi. Bahkan, selama berhadapan dengannya, aku merasa menjadi pendengar yang memberikan perhatian serius sekaligus menjadi tempat mencurahkan kesedihannya.

Obrolan panjang kami tidak ditemani apapun. Tidak ada tawaran minuman, teh manis, kopi, bahkan air putih sekalipun. Apalagi cemilan. Aku tahu, situasi sedang sangat kalut dalam keluarga ini, sehingga hanya untuk berbasa basi untuk suguhan  tamu pun sepertinya tidak sempat terpikirkan. Om Sadri hanya bermodalkan rokok di tangannya dan aku bermodalkan handphone untuk mengetik setiap informasi yang disampaikannya.
Sebagai jurnalis masa kini, membawa pena dan kertas memang sesuatu yang sudah jarang dilakukan. Hampir setiap wartawan itu bawaannya adalah handphone. Selain untuk memoto, merekam, sekaligus sebagai tempat mengetik segala informasi yang didapat. Setelahnya, di handphone juga para jurnalis masa kini meramu informasi untuk dijadikan berita dan langsung dikirim via email ke dapur redaksi masing-masing.
Dengan irama bicara cepat khas orang Palembang, Om Sadri menceritakan, kata ibu Mele, pagi tadi Mele pergi sekolah seperti biasa sekitar jam setengah tujuh. Dia naik motor metik yang dibelikan ayahnya khusus untuk dia pergi ke sekolah. Motor itu masih baru karena baru dibeli ketika Mele masuk kelas satu SMA Juli lalu. Dia pergi seorang diri, seperti hari-hari biasanya.
Tidak ada kecurigaan apapun terhadap Mele karena memang tidak ada yang terlihat janggal. Sampai siang hari, dan jam waktunya pulang sekitar pukul satu siang, Mele tidak juga sampai di rumah.
Ibunya khawatir dan terus menunggui kepulangan Mele. Namun, hingga pukul dua siang, Mele tak juga kelihatan batang hidungnya. Sang ibu pun memutuskan untuk bertanya kepada teman Mele yang juga tinggal di tidak jauh dari kampung ini. Setelah ditanya, teman Mele mengatakan kalau hari ini Mele tidak masuk sekolah.
“Ibunya kagetlah mendengar cerita kawan Mele itu. Karena kurang percaya, pergi lagilah ibunya ini ke rumah teman Mele yang lain, ternyata keterangannya juga sama, Mele sejak pagi tidak masuk sekolah,” kata Om Sadri intonasi yang mulai tinggi.
Mendapati sang anak tidak masuk sekolah dan tidak juga pulang ke rumah, ibu Mele bersama adiknya menelepon Pak Yonis untuk ikut mencari. Mereka juga menelepon pihak sekolah memberitahukan kejadian tersebut. Mereka juga menelepon semua keluarga yang ada di Batam dan di luar Batam. Semua teman-teman Mele yang dikenal pun dihubungi, tapi tidak ada yang tahu keberadaannya.
Menjelang sore, pihak keluarga memutuskan untuk membuat selebaran berita kehilangan Mele. Selebaran itu ditempel dimana-mana dan disabar di tempat-tempat umum.
“Kami pun mengupload foto selebaran itu ke Facebook. Cepatlah berita Mele hilang itu tersebar kemana-mana,” kata Om Sadri.
“Lalu bagaimana motor Mele bisa ditemukan Om?” tanyaku sangat penasaran.
Tanpa ada keraguan, Om Sadri menceritakan, bahwa dirinya sebenarnya tidak tahu pasti bagaimana motor itu bisa ditemukan.
“Tadi ayah Mele menelepon saya dan memberitahu ada warga yang menemukan Motor Mele di daerah Tiban ini juga. Tepatnya dimana, saya juga belum mendapat cerita lengkapnya,” kata Om Sardi membeberkan.
Karena motor Mele sudah ditemukan namun justru Melenya sendiri tidak diketahui keberadaannya, hal ini membuat semua anggota keluarga sangat khawatir. Sebelum magrib tadi juga, ayah Mele langsung ke kantor polisi untuk melaporkan semua kejadian ini.
“Saat ini saya tidak bisa kemana-mana karena saya harus menjaga ibu Mele yang terus menangis di dalam rumah. Dia sangat sedih dan terus-menerus pingsan,”cerita Om Sardi lagi.
Apa yang sebenarnya terjadi pada Mele? Nantikan di bagian cerita berikutnya…
BERSAMBUNG . . .
Advertisements

One thought on “#DAY5 : Kemana Mele Menghilang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s