#DAY14 : Tangisan Om Yonis Sangat Memilukan

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! OM YONIS tampak berusaha mengangkat kepalanya saat Bang Udin yang dibantu seorang rekannya mengangkat tubuh Mele yang sudah kaku. Ia ingin melihat proses pengangkatan jasad anak sulungnya itu. Isak tangis Om Yonis semakin manjadi-jadi. Kali ini suaranya terdengar agak lebih keras. “Astaqhfirullah…. Astaqhfirullah…. Astaqhfirullah…” Kata-kata istigfar itu terus terucap dari … More #DAY14 : Tangisan Om Yonis Sangat Memilukan

#DAY13 : Leher Mele Penuh Darah

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! OM Yonis nyaris pingsan. Badannya langsung lunglai terduduk di atas tanah. Tangannya yang awalnya dipegangi seorang anggota polisi terlepas dengan refleks.  Dia tersimpuh berlutut begitu melihat wajah jasad belia yang tewas telungkup di sekitar Waduk Sei Ladi itu, dibalikkan. “Astaghfirullah… Ya Allah, kenapa jadi begini… Anakku, Mele,” ratapan Om … More #DAY13 : Leher Mele Penuh Darah

#DAY12 : Astaqhfirullah…. Saya Tahu Itu Anak Saya!

Originally posted on Welcome to Menixnews:
Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! Sketsa diambil dari merdeka.com KETIKA kami sedang khusuk mendengarkan detail cerita Pak Asrun dan Pak Yusron, saya lihat dari kejauhan telah datang rombongan Inafis Polresta Barelang. Warga pun semakin ramai mendatangi lokasi kejadian. Namun petugas polisi yang sudah ada di lokasi kejadian telah menyeterilkan…

#DAY12 : Astaqhfirullah…. Saya Tahu Itu Anak Saya!

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! KETIKA kami sedang khusuk mendengarkan detail cerita Pak Asrun dan Pak Yusron, saya lihat dari kejauhan telah datang rombongan Inafis Polresta Barelang. Warga pun semakin ramai mendatangi lokasi kejadian. Namun petugas polisi yang sudah ada di lokasi kejadian telah menyeterilkan lokasi tersebut sejauh radius 20 meter. Ada tiga orang anggota … More #DAY12 : Astaqhfirullah…. Saya Tahu Itu Anak Saya!

#DAY11 : Berpeluh Lihat Sosok Tergeletak di Sei Ladi

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! PAK ASRUN dan Pak Yusron penuh dengan peluh saat menceritakan bagaimana mereka tidak sengaja menemukan jasad wanita muda di sekitar Waduk Sei Ladi. Mereka berpeluh karena dua faktor, rasa kaget dan shock karena peristiwa mengejutkan yang baru mereka alami, kedua karena panasnya sinar matahari yang mulai meninggi. Pak Asrun mengatakan, setelah … More #DAY11 : Berpeluh Lihat Sosok Tergeletak di Sei Ladi

#DAY10 : Roknya Tersingkap ke Atas dan . . .

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! KONDISI jasad remaja belia ketika ditemukan di sekitar Waduk Sei Ladi sungguh memprihatinkan. Selain masih mengenakan seragam sekolah putih dan abu-abu, sekujur tubuhnya tampak sangat kotor dengan lumuran tanah dimana-mana. Yang membuat darahku sangat ser-seran, saat memperhatikan dengan seksama kondisi mayat itu, ternyata roknya tersingkap ke atas, dengan celana dalam yang … More #DAY10 : Roknya Tersingkap ke Atas dan . . .

#DAY9 : Astaghfirullah, Tubuh Mungilnya Tergetak di Sei Ladi

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! TUBUHKU begitu gemetaran memikirkan jasad yang ditemukan di sekitar Waduk Sei Ladi. Ujung jariku dingin dan telapak tanganku pun basah karena berkeringat. Jantungku berdegup sangat kencang. Rasa-rasanya ingin duduk menenangkan diri di rumah. Tapi itu satu hal yang tidak mungkin dengan kondisi begini. Liputan ini sangat penting! Perasaan yang begini selalu … More #DAY9 : Astaghfirullah, Tubuh Mungilnya Tergetak di Sei Ladi

#DAY8 : Jangan…Jangan…Jangan Mele!

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! MINGGU, 27 Septermber 2015, aku terbangun saat suara azan dari handphone- ku berdering sangat keras. Suara itu bulanlah nada panggil, melainkan alarm yang sengaja aku setting setiap hari untuk membangunkanku sholat subuh. Rasa malasku begitu besar pagi ini. Biasanya, begitu aku dengar alarm berbunyi aku langsung bangkit dari tempat tidur, menuju … More #DAY8 : Jangan…Jangan…Jangan Mele!

#DAY7 : Hembusan Angin yang Bikin Merinding

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! UDARA malam saat aku mendekati Waduk Sei Ladi terasa begitu dingin. Angin bertiup kencang dan menggoyahkan motorku yang kupacu dengan kecepatan 80 km per jam. Hembusan angin itu juga membuat berisik dahan-dahan pohon karena saling bersikutan. Badanku terasa merinding. Namun, merinding kali ini bukan karena ada unsur takut dari cerita serem Sei Ladi yang … More #DAY7 : Hembusan Angin yang Bikin Merinding

#DAY6 : Berkaca dari Pembunuhan Wanita Muda

Cerita sebelumnya wajib dibaca di sini! DARI teras tempat aku dan Om Sadri duduk, kudengar suara isak tangis yang begitu lirih dan menyayat hati. Di sela isak tangis itu, sesekali terdengar suara memanggil-manggil nama, “Mele… Mele anakku, dimana kamu sayang….”. Suara lirih itu bisa aku dengar jelas karena pintu depan yang ada di samping kursi teras tempat … More #DAY6 : Berkaca dari Pembunuhan Wanita Muda