Menularkan Semangat Belajar Kepada Indonesia Ala Sukanto Tanoto

blog

Sebagai pengusaha sukses, banyak hal yang dapat ditiru dari sosok Sukanto Tanoto. Salah satunya ialah kemauan kerasnya untuk belajar. Tak hanya menyimpannya untuk diri sendiri, Sukanto Tanoto begitu bersemangat dalam menularkan semangat belajar yang dimilikinya kepada masyarakat.

Saat remaja, Sukanto Tanoto terpaksa putus sekolah karena alasan ekonomi. Bukan hanya itu, Sukanto Tanoto yang masih muda harus mengelola usaha keluarga. Sebagai anak tertua dari tujuh bersaudara, ia harus mengambil tanggung jawab.

Semangat belajar tinggi yang dimiliki Sukanto Tanoto tidak pernah sirna. Saat belum bisa kembali mengenyam pendidikan formal, ia terus berusaha belajar. Salah satu contohnya ialah saat mempelajari bahasa Inggris bermodalkan kamus bekas yang dimilikinya.

Kisah sang Ayah, begitu berharga bagi putera Sukanto Tanoto, Anderson Tanoto. Ia membenarkan bahwa arti semangat belajar merupakan aspek yang selalu ditekankan ayahnya kepada dirinya. Belajar tidak boleh berhenti apa pun alasannya.

“Kita harus selalu lapar untuk belajar. Bapak Sukanto Tanoto pernah bilang bahwa hari ketika kamu berhenti belajar adalah hari kejatuhanmu,” kata Anderson Tanoto.

Tanoto Foundation yang didirikannya bersama sang istri, Tinah Bingei Tanoto, merupakan salah satu perwujudan Sukanto Tanoto dalam menularkan semangat belajar tinggi kepada masyarakat Indonesia.

Awalnya, Tanoto Foundation membangun sekolah taman kanak-kanak di daerah pedalaman Sumatera Utara. Namun, seiring waktu, lingkup kerja mereka semakin besar dengan fokus ke pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup di Indonesia.

Hingga saat ini, sudah lebih dari 6.700 orang tercatat sebagai penerima beasiswa Tanoto Foundation. Penerimanya tak hanya terdiri dari para siswa, namun juga mahasiswa, hingga guru.       Bukan juga harus dari keluarga tidak mampu, siapa saja berpeluang untuk mendapatkan beasiswa Tanoto Foundation asalkan lolos dalam seleksi akademik, psikologi, dan wawancara.

“Kalau di zaman ayah saya dulu, untuk bisa belajar butuh upaya yang lebih berat karena keterbatasan fasilitas. Namun saat ini, ketika informasi dapat diakses dengan mudah, yang dibutuhkan adalah kemauan yang tinggi. Seberapa besar kemampuan kamu untuk belajar tergantung terhadap seberapa besar kemauan kamu,” jelas Anderson Tanoto yang juga merupakan anggota Dewan Pembinan Tanoto Foundation.

Pendidikan diyakini oleh Sukanto Tanoto sebagai sarana terbaik untuk memajukan Indonesia. Kemiskinan dapat dienyahkan oleh pemenuhan pendidikan di setiap lapisan. Begitu pula halnya daya saing bangsa dapat ditingkat pula jika rakyatnya menerima pendidikan berkualitas.

“Kami tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tapi kami ingin mendukung generasi muda Indonesia menjadi pemimpin-pemimpin yang mampu membawa Indonesia ke era yang lebih baik lagi. Salah satu cara adalah melalui pembelajaran prinsip-prinsip yang dipegang teguh dan dilaksanakan oleh ayah saya, yaitu Bapak Sukanto Tanoto,” tegas Anderson Tanoto. (*)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s