Kado Terakhir (puisi dari seorang sobat)

tadi malam dia mengabarkan tanggal pernikahannya. dia berkata sudah menemukan pria tepat untuk menggantikanku. datang ya nanti, katanya. aku, tentu saja tak bisa berkata-kata. dia memegang tanganku, erat sekali. dia tersenyum, matanya bersinar, binar yang aku suka darinya. jemarinya menyentuh pipiku. dia mencubitku. jangan bersedih, berbahagialah untukku, katanya. aku, kembali tak bisa berkata-kata. mata kami … More Kado Terakhir (puisi dari seorang sobat)