RSS

Kado Terakhir (puisi dari seorang sobat)

02 Feb

tadi malam dia mengabarkan tanggal pernikahannya. dia berkata sudah menemukan pria tepat untuk menggantikanku. datang ya nanti, katanya.

aku, tentu saja tak bisa berkata-kata. dia memegang tanganku, erat sekali. dia tersenyum, matanya bersinar, binar yang aku suka darinya. jemarinya menyentuh pipiku. dia mencubitku.

jangan bersedih, berbahagialah untukku, katanya. aku, kembali tak bisa berkata-kata. mata kami saling berpandangan. bibirku terkatup. biar mata ini yang berbicara.

buatlah puisi untukku, katanya. puisi terakhir, sebelum malam-malamku diisi puisi-puisi suamiku, ujarnya. aku tersenyum, tetap tanpa suara. berilah aku kado puisi, katanya.

aku, bagaimana mungkin mengiyakannya. bagaimana mungkin aku membuat puisi terakhir. bagaimana mungkin aku berhenti membuat puisi tentangnya.

aku tak sanggup, kataku. dia merajuk, memalingkan wajahnya. kau tahu kenapa aku meminta puisi, katanya. karena kita tak akan bertemu lagi. tak inginkah kau memberi hadiah terakhir untukku, tuturnya. tak inginkah kau menjadi kenanganku, katanya. tak inginkah kau mengabadikan cinta kita. tak inginkah kau… dia tak melanjutkan kata-katanya.

dia berkaca-kaca, aku menangis di dalam. hening tiba-tiba menyergap. kami terdiam cukup lama. masih tak inginkah kau menulis puisi untukku, kata-katanya memecah sunyi. aku memandangnya, ingin masuk ke relung hatinya. aku akan buatkan puisi untukmu. puisi sunyi, yang hanya bisa dimengerti waktu. kau dan aku, biarlah tak pernah membaca puisi itu. dan sampaikan salamku untuk pria beruntung itu. ***

Advertisement
 

About menixnews

Nama asli saya Sri Murni. Tapi saya lebih suka disapa Menix. Menix ini nama sapaan yang akrab sejak masa kuliah. Nama ini diberikan oleh seorang teman baik dan melekatlah nama itu sampai sekarang. Bahkan orang lebih kenal nama Menix ketimbang Sri Murni. Saya hanya gunakan nama asli ketika diperlukan saja. Bukannya tidak menghargai orang tua yang memberikannya, tapi hanya sekedar keasyikan punya nama lain. Saya lahir di Tebing Tinggi (SUMUT) 12 Januari 1981. Sampai sekarang masih single and mudah-mudahan cepat dapat jodoh......Hehehehehe..... Moga blog aku bermanfaat ya.......
1 Comment

Posted by on February 2, 2010 in Uncategorized

 

One Response to Kado Terakhir (puisi dari seorang sobat)

  1. menixnews

    May 10, 2011 at 6:57 pm

    Sudah lama tidak bertemu ya……juga ingin kado puisi lagi. Masih boleh gak meminta kado bukan yang terakhir?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.