Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru
MALAM tahun baru? Setiap orang tentunya ingin melewatinya dengan berpesta. Kita-kita yang tidak memiliki dana yang cukup untuk mengikuti pesta di malam spesial itu, sejak 2007 lalu, punya tempat istimewa tersendiri, yakni Alun-Alun Engku Puteri yang terletak di Batam Centre.
Disini, mulai pukul 19.00 WIB, setiap tanggal 31 Desember, selalu dihadirkan hiburan rakyat. Artis ibukota tentu saja setia menemani warga dari seluruh penjuru Batam. Bahkan tidak sedikit wisatawan mancanegara yang turut hadir, termasuk warga-warga dari luar Batam.
Tujuan mereka tidak hanya sekedar menghabiskan malam seraya menikmati hiburan gratis yang disuguhkan artis-artis ibukota, tapi lebih dari itu, ingin menikmati indahnya kembang api. Pesta kembang api, bagi sebagian besar masyarakat memang masih menjadi satu hal yang istimewa.
Sehingga tidak mengherankan, begitu malam tahun baru, Alun-Alun Engku Puteri penuh sesak. Anda yang ingin ikut menikmatinya, jangan sampai datang di atas jam 21.00 WIB, karena jalanan menuju alun-alun akan macet.
Perayaan malam tahun baru ini benar-benar dinanti masyarakat. Tepung tangan dan teriakan kekaguman tidak henti-hentinya dilontarkan para pengunjung, saat kembang api mulai memecah gelapnya malam tahun baru, tepat pukul 00.00.
“Wah……kembang apinya keran banget…..,”teriak-teriakan ini kerap terdengar dari para pengunjung. Ungkapan serupa juga terlontar dari para pejabat yang hadir di malam perayaan itu. Yang tidak kalah girangnya, tampak anak-anak melompat-lompat dan bertepuk tangan setiap kali kembang api meluncur dan diledakan di udara.
Dalam acara malam tahun baru tersebut paling sedikit 10 ribu warga memadati datangan Engku Putri (sesuai kapasitas alun-alun). Biasanya juga turut hadir para pejabat seperti, Wali Kota Batam Drs Ahmad Dahlan berserta wakilnya Ria Saptarika, Ketua DPRD Batam Soerya Respationo, Ketua DPRD Provinsi Kepri Nur Syafriadi, serta mantan-mantan Wali Kota Batam dan pejabat lainnya.
Sebelum pesta kembang api, tentu saja acara kerap diisi pementasan grup band lokal, kesenian tradisional Melayu, serta lantunan lagu-lagu bernuansa Melayu dan dangdut, serta pop dari artis ibukota. Setiap tahun artis yang diundang selalu berbeda-beda sesuai dengan trend yang sedang in. (sri murni)

[...] http://menixnews.wordpress.com/2009/05/30/60/ Anda pernah membaca tulisan ini di tempat lain (baik blog, website, koran, majalah, buku, dll) [...]